Selasa, 08 Maret 2011

Pada perdagangan di bursa Jepang pada pagi hari ini tampak mengalami pergerakan yang cenderung mixed (08/03). Indeks spot tampak dibuka melemah disebabkan oleh melemahnya bursa saham Wall Street untuk dua hari berturut-turut. Pada perdagangan kemarin bursa Jepang mengalami penurunan tajam di tengah makin berkembangnya kekhawatiran mengenai krisis berdarah di Libya.

Wall Street Berakhir Melorot Dua Hari Berturut-turut

Bursa Wall Street pada akhir perdagangannya dini hari tadi tampak kembali dirundung awan negatif (08/03). Saham Amerika Serikat merosot untuk kedua harinya karena Libya tampak makin mengarah kepada terjadinya perang saudara dan kerusuhan terus mengacaukan beberapa negara Arab, mendorong minyak mentah di atas 106 dolar per barel di New York.

Senin, 07 Maret 2011

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Jumat lalu ditutup naik 48,36 poin atau 1,38% menjadi 3542,9 basis poin. Sedangkan indeks LQ45 naik 11,590 poin atau 1,86% menjadi 632,823 basis poin. Pada perdagangan hari ini menurut analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting, IHSG akan mendapat tekanan oleh melonjaknya harga minyak dunia yang telah memerahkan bursa regional hari ini (07/03).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan pagi ini tercatat melemah 0,12% ke level 3540,350. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 0,08% ke level 632,331

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 327,7 juta lot saham senilai Rp 481,1 miliar dengan total transaksi sebanyak 12573 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 40 saham naik, 73 saham turun, dan 76 saham tidak berubah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat menguat 0,27% ke level 3552,330. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat menguat 0,43% ke level 635,520.

Pada penutupan perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 1 miliar lot saham senilai Rp 1,6 triliun dengan total transaksi sebanyak 48616 kali. Pada penutupan perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 81 saham naik, 114 saham turun, dan 74 saham tida

Kamis, 06 Januari 2011

Harga Emas Melemah Imbas Menguatnya Dolar AS

Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini tampak harga emas mengalami penurunan (06/01). Harga emas melemah setelah dolar AS melanjutkan peningkatannya terhadap mata uang raival lain. Akan tetapi tampaknya permintaan fisik yang masih cukup tinggi tidak akan membiarkan harga mengalami penurunan yang terlalu tajam.

Pergerakan aussie terhadap dolar pada hari ini tampak masih berada dalam trend bearish yang solid (06/01). Mata uang Australia ini mengalami pergerakan yang makin lesu setelah data ekonomi berupa ijin membangun property di Australia pada bulan November lalu mengalami penurunan lebih tajam dari estimasi dari bulan sebelumnya.